Slackware

Holaaaaa ! kali ini saya akan coba berbagi cerita tentang SLACKWARE ! yay!

SLACKWARE . . .

Slackware merupakan salah satu operating system , pertama kali diluncurkan pada 16 Juli 1993  oleh Patrick Volkerding .

Versi terbaru slackware yaitu versi 13.37 . Awalnya slackware ini bukanlah proyek yang serius tapi pada akhirnya seperti yang kita lihat slackware memang telah menjadi proyek yang serius. Untuk masalah Desain , Slackware memiliki konsep KISS (Keep It Simple and Stupid) . Dalam konteks ini, “sederhana” merujuk ke sudut pandang desain sistem, dan bukannya kemudahan penggunaan.

Paket-paket Slackware  diringkas secara gzip dan memakai nama file yang berakhir dengan .tgz dan .txz. Paket berisi file yang berupa bagian dari perangkat lunak yang diinstal, serta file-file tambahan yang berguna untuk sistem manajer paket Slackware. File yang berupa bagian dari perangkat lunak yang diinstal tersebut akan diatur, sehingga bila diekstrak ke dalam direktori root, file-file tersebut akan ditempatkan di lokasi instalasinya. File-file lain adalah file yang ditempatkan di direktori install/ dalam paket.

Saat kita melakukan installasi Slackware , sudah terdapat paket paket yang sudah pasti nantinya akan dibutuhkan sehingga kita tidak perlu banyak melakukan downloading. Selain itu , paket paket yang biasanya dibutuhkan oleh seorang developer sudah otomatis ada di Slackware.

Untuk masalah supported hardware , Slackware mendukung untuk dipasang pada semua hardware yang bisa didukung oleh Linux. Ciri utama open source adalah bugs fixing yang dapat dilakukan oleh penggunanya . Sehingga , kita sebagai pengguna Slackware pun bisa berperan dalam pengembangan karena semakin banyak pengguna maka jika terdapat bug bisa lebih cepat ditangani dan membuatnya lebih stabil .

Berikut ini adalah minimum requirements untuk memasang Slackware pada PC atau laptop :

  • 486 processor
  • 64MB RAM (1GB+ suggested)
  • About 5GB+ of hard disk space for a full install
  • CD or DVD drive (if not bootable, then a bootable USB flash stick or PXE server/network card)

Seperti yang kita lihat dari requirements diatas , maka Slackware ini tidak terlalu berat untuk dijalankan di beberapa perangkat yang memang tidak terlalu powerfull .

 

Sekian untuk postingan kali ini , hope it useful for you!😀

 

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Slackware

http://www.slackware.com

One thought on “Slackware

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s